Tuesday, 10 July 2012

refleksi Kecerdasan Emosi ( minggu pertama )

(Part 1)

                Pada 19 Jun 2012 yang lepas, PPISMP 3A telah mengikuti kelas matapelajaran Kecerdasan Emosi ( KE ) yang pertama..

~ASSALAMUALAIKUM~

                Pada minggu ini, kami mempelajari matapelajaran Kecerdaan Emosi mengenai topik IQ, EQ dan SQ.. pensyarah menerangkan perkaitan topik berkenaan dalam kehidupan seharian kita.. selain itu, beliau juga mengeluarkan isi-isi penting topik berkenaan supaya kami boleh mengaplikasikannya dalam bentuk penulisan dalam paparan blog kami nanti.. seperti minggu yang lepas, kami dikehendaki menghantar refleksi berkaitan dengan pembelajaran pada setiap minggu.. 

                kecerdasan emosi atau yang biasa dikenali dengan EQ iaitu dalam bahasa Inggeris bermaksud emotional quotient adalah kemampuan seseorang untuk menerima, menilai, mengelola serta mengawall emosi dirinya dan orang lain di sekitarnya.. dalam hal ini, emosi berkaitan dengan perasaan terhadap informasi akan suatu hubungan. Manakala, kecerdasan pula berhubung pada kapasiti untuk memberikan alasan yang valid akan suatu hubungan.  Kecerdasan emosional (EQ) belakangan ini dinilai tidak kalah juga pentingnya berbanding dengan kecerdasan intelektual (IQ). Sebuah penelitian mengungkapkan bahawa kecerdasan emosional dua kali lebih penting daripada kecerdasan intelektual.. kecerdasan spiritual ( SQ ) pula adalah kecerdasan jiwa yang membantu seseorang untuk mengembangkan dirinya secara utuh melalui penciptaan kemungkinan untuk menerapkan nilai-nilai positif. SQ merupakan fasilator yang membantu seseorang untuk mengatasi persoalan dan berdamai dengan persoalannya itu. Ciri utama dari SQ ini ditunjukkan dengan kesadaran seseorang untuk menggunakan pengalamannya sebagai bentuk penerapan nilai dan makna. Kecerdasan spiritual yang berkembang dengan baik akan ditandai dengan kemampuan seseorang untuk bersikap fleksibel dan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan, memiliki tingkat kesadaran yang tinggi, mampu menghadapi penderitaan dan rasa sakit, mampu mengambil pelajaran yang berharga dari suatu kegagalan, mampu mewujudkan hidup sesuai dengan visi dan misi, mampu melihat keberkaitan antara berbagai hal, mandiri, serta pada akhirnya membuat seseorang mengerti akan makna hidupnya.

                Nahhh.. itu sebenarnya.. baru saya tahu.. tapi, saya masih samar-samar berkaitan dengan matapelajaran ini.. saya berharap akan lebih memahaminya pada interaksi yang akan datang.. sekian, refleksi saya yang pertama..

 

\(^.^)/   noradini binti rosli     \(^.^)/



No comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.